<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011</id><updated>2011-12-14T18:40:12.026-08:00</updated><title type='text'>Alberto Pakpahan Corner and Ideashop</title><subtitle type='html'>Blog ini merupakan catatan dari Alberto Pakpahan, seorang yang belajar menjadi enterpreneur dan merintis kerajaan bisnisnya sejak tahun 2003. 
Dalam waktu kurang dari dua tahun (2003-2005) Alberto Pakpahan telah mengakuisisi satu perusahaan trading, satu perusahaan jasa perencanaan keuangan, konsultan IT, ikut serta dalam bisnis makanan siap saji yang telah difranchise. 
Secara individual memberikan pencerahan dan ide-ide bisnis kepada sesama enterpreneur.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>30</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-7917387529328618354</id><published>2009-06-07T02:04:00.000-07:00</published><updated>2009-06-21T07:40:37.264-07:00</updated><title type='text'>Mama Meninggal Dunia, 4 Juni 2009</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/SiuE6V7VtiI/AAAAAAAAACs/4Y3RDNwG7kE/s1600-h/IMG_0352_243.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344511520658535970" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/SiuE6V7VtiI/AAAAAAAAACs/4Y3RDNwG7kE/s200/IMG_0352_243.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Mama, Lydia C Marpaung, meninggal dunia pada tanggal 4 Juni 2009, pukul 17.20 di RS Pantai Indah Kapuk, Jakarta tepat pada hari ke-40 meninggalnya Papa. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Mama, adalah perempuan hebat yang mendampingi Papa, lebih dari 30 tahun: dengan segala suka dan duka yang dialami. Mama memilih untuk fokus menjadi ibu rumah tangga sejak kelahiran saya, 1971, dan melupakan karirnya sebagai guru, yang sedang dirintis mulai dari Papua (1967-1969) dan Jakarta (1969-1971). Pengorbanan terbesar yang pernah dilakukan Mama, yakni melupakan cita-citanya sebagai guru dan pendidik, demi membesarkan saya dan adik-adik. Tidak ada pengorbanan sebesar itu, selain karena cinta kepada anak-anak dan suami-nya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kehilangan Papa, kemungkinan adalah sumber kesedihan terbesar Mama, selama 39 hari terakhir ini, seperti kehilangan separuh jiwa. Meski Mama sudah sakit-sakitan karena diindikasikan menderita sakit alzheimer selama 2 tahun terakhir, 2007-2009, tapi berpulangnya Papa mungkin mengejutkan sekali untuk Mama.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kehadiran Mama sangat besar dalam hidup saya. Dari beliau saya menerima banyak hal: kesabaran, pengertian, belas kasih dan cinta. Secara karakter, Mama adalah antidot dari Papa, yang keras dan disiplin. Mama adalah tempat kami untuk menangis pada masa kecil, ketika Papa menerapkan disiplin dan hukuman terhadap pelanggaran yang kami lakukan. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kesabarannya adalah nyala pelita untuk saya, ketika mengalami masa sulit untuk merintis bisnis sendiri, 2003-2007. "Sabarlah. Segala sesuatu itu ada waktunya", begitulah yang selalu diucapkan Mama untuk menguatkan saya. Dan kesabarannya, menjadi buah yang indah, ketika saya bisa mengajaknya berjalan-jalan dengan mobil pertama saya: dan melihat rumah pertama saya, tahun 2005. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mama juga yang mendampingi dan membuat saya fokus, sepanjang tahun 1989-1990, ketika saya memilih untuk menjaga warung di depan Depnakertrans, Ciwaringin-Bogor, demi mengumpulkan uang untuk membeli formulir pendaftaran ujian masuk universitas dan uang saku untuk kuliah di tahun pertama. Mama juga yang membuat saya fokus, untuk lulus dengan cepat dari kuliah dan ingin mencetak uang sebanyak-banyaknya, tahun 1995. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mama juga penuh pengertian, ketika dia akhirnya menjual gelang emas terakhirnya, tahun 1992 yang diterima dari mendiang Ompung, orangtuanya. Semua demi uang kuliah dan biaya hidup saya selama di Bandung, tahun 1992. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mama penuh belas kasih, ketika dia memaafkan banyak orang dan keluarga kita juga yang ingin meremehkan dan menghina kita, hanya karena kita miskin dan bukan siapa-siapa. "Ampunilah, supaya kamu bisa melanjutkan hidup", selalu itu yang saya dengar, ketika amarah saya sudah memuncak dan ingin menghajar siapapun yang menghina kita, sekeluarga.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mama mengajarkan saya cinta. Tidak ada pengorbanan terbesar dalam hidup, selain melupakan mimpi dan keinginannya sendiri, serta memberikan hidupnya untuk anak-anaknya dan suami. Itulah cinta terbesar yang diajarkan Mama, kepada kita.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mama disemayamkan di Rumah Duka RS Sumber Waras, Grogol, Jakarta Barat, tanggal 5 Juni 2009 agar keluarga dan kerabat dapat memberikan penghormatan terakhir, serta acara dari Gereja. Mama dimakamkan di TPU Petamburan, Slipi tanggal 6 Juni 2009, pukul 14.00. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sebelum diberangkatkan, sempat turun hujan, hanya di kawasan RS Sumber Waras, Grogol. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tuhan, karuniaMu. Engkaulah yang menjadi kekuatan kami, dikala kedukaan dan sukacita.&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Untuk melihat foto pemakaman, silakan masuk ke &lt;a href="http://www.pakpahan.net/album.php?user=administrator&amp;amp;album_id=13"&gt;http://www.pakpahan.net/album.php?user=administrator&amp;amp;album_id=13&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-7917387529328618354?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/7917387529328618354/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=7917387529328618354' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/7917387529328618354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/7917387529328618354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2009/06/mama-meninggal-dunia-4-juni-2009.html' title='Mama Meninggal Dunia, 4 Juni 2009'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/SiuE6V7VtiI/AAAAAAAAACs/4Y3RDNwG7kE/s72-c/IMG_0352_243.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-8396026663162219959</id><published>2009-05-16T18:10:00.000-07:00</published><updated>2009-06-21T06:31:56.097-07:00</updated><title type='text'>Papa Meninggal Dunia 25 April 2009 (2)</title><content type='html'>&lt;em&gt;Berusahalah: karena hanya itulah cara kita berdoa" (Ferdinand Pakpahan, Juli 2004)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tanggal 25 April 2009, menjadi hari terpanjang serta hari yang paling melelahkan dalam hidup saya. Sejak terima kabar meninggalnya Papa, pada pagi hari, seluruh kesedihan saya hanya ada pada saat terima kabar, dan melihat jenazah Papa untuk pertama kalinya. Setelah itu, saya dan adik-adik segera harus menyiapkan surat pernyataan kematian dari dokter, formalin untuk mengawetkan, mempersiapkan persemayaman jenazah, mencari lokasi penguburan, mencari pendeta yang bisa melayani kebaktian selama 2 hari ini, serta penguburan esok harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah karena jalan Tuhan untuk Papa sudah dimudahkan, dalam hitungan jam seluruh hal tersebut sudah &lt;em&gt;confirmed&lt;/em&gt;. Seluruh kebutuhan untuk hal tersebut sudah siap sebelum jam 12 siang, hari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu, juga menjadi hari yang paling panas sepanjang bulan April 2009, yang pernah saya rasakan. Berkeringat, kipas angin, dan terik matahari, terasa sampai di ubun-ubun kepala. Dan ternyata masih ada rangkaian acara lain, yakni acara adat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang siang yang panas itulah, masih terngiang semua ucapan Papa, tentang menjalani hidup. "Bekerjalah, karena itulah cara kita berdoa", adalah kata-katanya yang paling sering diucapkan, terutama pada hari-hari terakhirnya. Dan pada momen inilah, saya baru mengerti, kenapa Papa membesarkan saya dengan disiplin keras, yang bahkan terlalu keras, sepanjang 1978-1983. Masa kecil saya selalu dilewatkan dengan jam belajar yang ketat, kata-kata keras dan pukulan, jika saya tidak mau dan terlalu capek untuk belajar.... Papa memang menyiapkan saya untuk menjadi pemimpin dan tiang utama untuk bersandar bagi adik-adik. "Kalau kamu lembek, apa pantas kamu menjadi teladan buat adik-adikmu?" itu yang berulang-ulang Papa sampaikan, sepanjang hari-hari itu. Ketika anak-anak lain masih main di kali, atau masih bersenang-senang, saya sudah mengalami disiplin yang sangat keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat saya wisuda di ITB, 7 Oktober 1995, Papa baru bisa menerima dan menghargai saya sebagai 'partner' dan rekan. "Kamu sudah melampaui pencapaian saya: kamu adalah rekan saya sekarang", itulah kata-katanya penuh haru, setelah saya mengenakan toga dan berdiri di depannya, sebelum saya, Mama dan adik-adik naik mobil carter ke Ganesha 10. Kebanggaan Papa dan Mama untuk menghadiri wisuda saya, di ITB adalah kebanggaan yang tidak terbayar dengan apapun. Kebanggaan yang sama, pada saat Papa dan Mama menghadiri wisuda adik kedua, di Politeknik ITB, tahun 1999. Empat tahun kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya memilih Maria, dan menikah 11 Oktober 2003, hal unik yang Papa lakukan adalah menyemir sepatu saya, pagi hari: di penginapan Gedung Pencak Silat Taman Mini, Jakarta. Sebelum saya ke Gereja. "Ini yang terakhir, ya nak, Papa melakukan untuk kamu. Tanda sayang saya untuk kamu, sama seperti hari pertama kamu sekolah dulu: setelah ini, semirlah sepatu anak-anak kamu nanti. Lakukan apa yang Papa sudah lakukan buat kamu. Dukunglah isteri dan anak-anakmu". Saya tercekat, dan saat Papa sudah kelihatan renta, dan mulai menyurut kegarangannya. Ah, kenangan itu.... kenapa harus hadir di saat-saat seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara saya terus memperhatikan dan mendengarkan para tetua adat ngoceh tidak karuan di depan peti jenazah Papa. Seperti yang kenal Papa. Seperti yang kenal saya. Bicara seperti yang bijaksana dan sok tahu. Ironi sekali, begitu melihat jenazah Papa, mereka bicara tentang kebijakan dan kata-kata mutiara. Kemana badut-badut ini, pada saat Papa hidup? Bukannya mereka menghina dan mempermalukan Papa? Membicarakan Papa dengan negatif? Menganggap kita sekeluarga warga "kelas dua"? (&lt;em&gt;who the hell are all of you, anyway? where are you come from? the other side of planet? never know Papa, never know me and speak like the wise guy... get off my face!!).&lt;/em&gt; Tuhan, kekuatanMu untuk mengampuni dan memaafkan, itulah yang saya butuhkan saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesejukan kata-kata dan khotbah pendeta dari Gereja Methodist, Tebet Jakarta, benar-benar menggantikan suasana panas yang dihadirkan oleh tetua adat . Kutipan dari Mazmur 23, sudah menghapuskan kesedihan dan kejengkelan saya. Serahkan kesusahanmu pada Tuhan, karena Dia yang akan menggendong kamu melalui kesusahan itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rute perjalanan dari Rumah Duka Cikini ke Petamburan sengaja dilewatkan melalui kawasan Atrium Senen, Kwitang dan Gambir. Inilah kawasan Papa melewatkan masa kecilnya di Jakarta, 1940-1945... masa-masa ketika berenang di Kali Ciliwung masih menyenangkan, Pasar Senen adalah pusat Jakarta, serta ada pasar malam di kawasan Gambir: sambil menonton komidi putar.... Zaman yang hebat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papa dimakamkan di Petamburan, pukul 15.00, tanggal 26 April 2009 dan tiba-tiba hujan turun mengiringi pemakaman. Tidak ada kesedihan yang lebih dalam, daripada mengantarkan orangtua ke peristirahatan terakhir. Sambil menabur bunga, saya bergumam "Papa, maafkan saya kalau saya pernah marah dan menyakiti hati Papa. Papa sudah menyelesaikan tugas sebagai pemenang. Menghadaplah sebagai pemenang. Papa sudah berhasil membesarkan kita, anak-anaknya". Tuhan, berkatMu untuk Papa tidak berkesudahan. KepadaMu kami bersyukur, dalam dukacita dan sukacita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-8396026663162219959?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/8396026663162219959/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=8396026663162219959' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/8396026663162219959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/8396026663162219959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2009/05/papa-meninggal-dunia-25-april-2009-2.html' title='Papa Meninggal Dunia 25 April 2009 (2)'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-27969041560177625</id><published>2009-04-28T01:11:00.000-07:00</published><updated>2009-04-28T01:29:59.413-07:00</updated><title type='text'>Papa Meninggal Dunia, 25 April 2009 (1)</title><content type='html'>&lt;em&gt;"Berusahalah: karena hanya itulah cara kita berdoa" (Ferdinand Pakpahan, Juli 2004).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kata-kata yang pernah saya dengar dari Papa-ku: Ferdinand Pakpahan. Dia adalah ayah, sahabat dan kadang-kadang jadi "lawan politik saya". Dan kata-kata itu tiba-tiba saja terngiang di telinga saya, begitu melihat jenazah Papa yang terbujur kaku, pagi hari tanggal 25 April 2009 di Cengkareng.&lt;br /&gt;Di rumah Arie.&lt;br /&gt;Papa, dalam setahun terakhir tinggal bersama anak kesayangannya, Arie: adik saya, yang juga adalah ayah dari Kimberly. Cucu pertama Papa.&lt;br /&gt;Semua berawal dari telepon di pagi hari, pukul 06.00, yang berdering berkali-kali ke telepon istri saya. Rupanya Arie yang pertama mengetahui Papa sudah tidak ada. Biasanya Papa mandi setiap pukul setengah enam pagi, oleh perawat. Tapi begitu hendak dibangunkan, ternyata Papa sudah tidak ada.&lt;br /&gt;Dan menurut dokter yang dipanggil untuk memastikan penyebab kematian, Papa kemungkinan besar meninggal pukul 04.00 dini hari.&lt;br /&gt;Selamat jalan Papa: air mata saya menetes, melihat tubuhnya yang sudah renta pada saat dimandikan, menanggung beban hidup demi kita anak-anaknya. Sangat renta, bahkan jika dibandingkan dengan kondisinya setahun yang lalu.&lt;br /&gt;Raut muka bersih, dan seperti tersenyum pada saat menutup mata.&lt;br /&gt;Tapi saya hanya sebentar saja saya punya kesempatan bersedih: karena untuk selanjutnya adalah bagaimana memastikan proses pemakaman berjalan lancar. Kesedihan hanya membuat kita terjebak pada satu titik.&lt;br /&gt;Setelah seluruh surat keterangan dari RT/RW dan dokter didapatkan, kita segera berangkat ke Rumah Duka Cikini untuk semayam jenazah, dan memberikan kesempatan kepada teman Papa dan sanak saudara untuk memberikan penghormatan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-27969041560177625?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/27969041560177625/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=27969041560177625' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/27969041560177625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/27969041560177625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2009/04/papa-meninggal-dunia-25-april-2009-1.html' title='Papa Meninggal Dunia, 25 April 2009 (1)'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-6513942503396197726</id><published>2009-04-18T08:34:00.000-07:00</published><updated>2009-04-18T08:48:16.309-07:00</updated><title type='text'>Tips for Entrepreneur</title><content type='html'>Google co-founder Larry Page provides several tips for entrepreneurs.&lt;br /&gt;Tip 1: Just don't settle.  Especially with employees, it is very important to find great people you are compatible with.&lt;br /&gt;Tip 2: There is a benefit from being real experts.  Experience pays off.&lt;br /&gt;Tip 3: Have a healthy disregard for the impossible.  Stretch your goals.&lt;br /&gt;Tip 4: It is OK to solve a hard problem. Solving hard problems is where you will get the biggest leverage.&lt;br /&gt;Tip 5: Don't pay attention to the VC bandwagon. Don't start a company just because you can.  Instead, have a really good idea that is good regardless of the funding situation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So simple.  &lt;span style="font-size:85%;color:#ff6600;"&gt;(&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Hanya mengutip dari library Stanford, karena lagi suntuk&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-6513942503396197726?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://edcorner.stanford.edu/index' title='Tips for Entrepreneur'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/6513942503396197726/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=6513942503396197726' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/6513942503396197726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/6513942503396197726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2009/04/tips-for-entrepreneur.html' title='Tips for Entrepreneur'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-5699341697203480636</id><published>2009-01-26T17:29:00.000-08:00</published><updated>2009-04-10T17:47:43.440-07:00</updated><title type='text'>Selamat Ulang Tahun Papa ke 71</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd_odA1HJII/AAAAAAAAABE/HT9C5sshYMM/s1600-h/IMG_0351_242.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323228869711832194" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd_odA1HJII/AAAAAAAAABE/HT9C5sshYMM/s200/IMG_0351_242.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Hari ini Papa ulangtahun ke 71: sungguh suatu perjalanan hidup yang sangat panjang dan matang. Selamat ulangtahun Papa. Meski kita berbeda pendapat untuk banyak hal, tapi pencapaian saya di titik ini juga karena dukungan dan &lt;em&gt;support &lt;/em&gt;dari Papa. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Berbahagialah karena anak-anak Papa sudah jadi "orang" semua, dan Papa sudah punya cucu yang cantik: Kimberly. Jadi senangkanlah diri dengan menulis atau membaca apa yang Papa senangi. Tahun ini ada peringatan 100 Tahun Sutan Sjahrir, yang dirayakan secara sederhana oleh TEMPO: mungkin Papa tertarik untuk berkumpul lagi dengan teman-teman lama?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-5699341697203480636?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/5699341697203480636/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=5699341697203480636' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/5699341697203480636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/5699341697203480636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2009/01/selamat-ulang-tahun-papa-ke-71.html' title='Selamat Ulang Tahun Papa ke 71'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd_odA1HJII/AAAAAAAAABE/HT9C5sshYMM/s72-c/IMG_0351_242.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-6284515405136705455</id><published>2009-01-01T17:48:00.000-08:00</published><updated>2009-04-10T18:27:51.515-07:00</updated><title type='text'>WWW.PAKPAHAN.NET LIVE</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd_xYTEL1bI/AAAAAAAAABM/aX5PQl1-lEY/s1600-h/pakpahan.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323238684312196530" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 120px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd_xYTEL1bI/AAAAAAAAABM/aX5PQl1-lEY/s200/pakpahan.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Akhirnya situs komunitas dari keluarga besar Pakpahan dirilis juga.... dengan nama &lt;a href="http://www.pakpahan.net/"&gt;http://www.pakpahan.net/&lt;/a&gt;. Inilah kejutan awal tahun 2009 oleh sejumlah generasi ketiga dari Pakpahan yang pertamakali mendarat di Pulau Jawa pada tanggal 10 Januari 1910. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Generasi pertama inilah yang akhirnya disimbolkan dengan nick name mereka bertiga: MGM. Yang tertua (Melanchton) menjadi pemuka agama di Batavia, yang tengah (Gamaliel) menjadi penulis dan pengamat sosial ekonomi, dan yang bungsu (Macklon) menjadi entrepreneur yang menguasai pasokan sayur mayur serta hasil bumi di Batavia. Perusahaannya, bahkan menjadi penyumbang pajak yang signifikan di Batavia, NV Macklon.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Generasi kedua sayangnya hilang tanpa meninggalkan jejak, kecuali pertikaian, permusuhan, dendam dan sakit hati. Sad but true, kerajaan bisnis yang sudah dibangun di generasi pertama hilang musnah dan seluruh rumah yang menjadi simbol keberadaan generasi pertama sudah dijual...... &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Mengambil momentum Perayaan Natal Bersama dan Tahun Baru 2009, situs Pakpahan.net ini dibangun untuk menghubungkan kembali Pakpahan generasi ketiga dan keempat, dan mengurai kembali serta mengubur semua akar masalah di keluarga besar ini. &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Semoga menjadi garam dan terang bagi keluarga besar kita, agar kita kembali dihormati karena pencapaian dan prestasi kita. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-6284515405136705455?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='' href='http://www.pakpahan.net' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/6284515405136705455/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=6284515405136705455' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/6284515405136705455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/6284515405136705455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2009/01/wwwpakpahannet-live.html' title='WWW.PAKPAHAN.NET LIVE'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd_xYTEL1bI/AAAAAAAAABM/aX5PQl1-lEY/s72-c/pakpahan.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-2439014395127502518</id><published>2008-04-20T05:36:00.000-07:00</published><updated>2009-04-12T06:37:07.133-07:00</updated><title type='text'>Kimberly: Keponakan Saya</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/SeHiVwvrwPI/AAAAAAAAABU/clQ-cTY0hbQ/s1600-h/DSC00133.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323785098018668786" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/SeHiVwvrwPI/AAAAAAAAABU/clQ-cTY0hbQ/s200/DSC00133.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kimberly: adalah matahari baru yang terbit di tengah keluarga besar kita, sejak 20 April 2007 yang lalu. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Anak perempuan dari adik saya: Arie, dan sudah menjadi pusat perhatian sejak dia dilahirkan. [Lihat senyum ayah dan anak di foto ini?]. Kenapa menjadi matahari? Karena dialah topik pembicaraan saat ini, &lt;em&gt;headlines&lt;/em&gt; serta pusat perhatian dari kita semua. Karakter-nya keras dan galak, dan keinginannya harus dituruti. Saya seperti berhadapan dengan diri saya sendiri, dalam format yang lebih kecil.... Hari ini adalah ulangtahunnya yang pertama: semoga menjadi anak yang baik dan membawa rezeki untuk orangtuanya....&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"Peran, tugas dan tanggung jawab utama orangtua disarikan dalam kalimat: mendidik, mengajar dan melatih anak-anaknya agar kelak mereka menjadi manusia dewasa dan mandiri. Artinya beriman, berilmu dan berketrampilan, serta berkehidupan sosial yang sehat dalam masyarakat" [verse 49: Mutiara Pembelajar, Andreas Harefa, September 2001]&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-2439014395127502518?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/2439014395127502518/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=2439014395127502518' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/2439014395127502518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/2439014395127502518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2008/04/kimberly-keponakan-saya.html' title='Kimberly: Keponakan Saya'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/SeHiVwvrwPI/AAAAAAAAABU/clQ-cTY0hbQ/s72-c/DSC00133.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-4554235960792436383</id><published>2008-04-01T07:01:00.000-07:00</published><updated>2009-04-12T07:51:31.301-07:00</updated><title type='text'>Bali, 27-31 Maret 2008 Resume</title><content type='html'>Ke Bali lagi.... hmm.. dan situasinya sangat berbeda. Tidak seperti tahun lalu, 6-8 Maret 2007: yang masih dalam penantian serta berat untuk memastikan pilihan apakah harus meneruskan perahu bisnis atau kembali ke dunia kerja dulu: sambil mengumpulkan kapital yang akan diputar kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini ke Bali adalah untuk menyenangkan diri dan isteri, serta merayakan keberhasilan saya merampungkan tugas saya untuk menyusun standard operating procedure di perusahaan multifinance nomor satu di Indonesia, tempat saya bergabung sejak Maret 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas yang berat, karena benar-benar "starting from nowhere" untuk menjadi satu bentuk standard operating procedure yang bank-minded dan layak untuk dibaca dan dievaluasi oleh pihak eksternal seperti Departemen Keuangan atau bahkan Bank Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bali, memang membuat kangen [terutama arak bali].... dan menjadi saksi dari pencapaian saya sejak tahun 2005 yang lalu...&lt;br /&gt;Dan kali ini bersama isteri: kita mencoba melakukan eksplorasi Bali berdua dengan menggunakan kendaraan yang disewa.... [menurut istilah kita: tidak menjadi turis 'bebek potong' yang digiring ke sana dan kemari pasrah aja karena gak tahu jalan]...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyewa jeep Katana, sehari 50 ribu, kita berdua berjalan keliling Kuta, Sanur dan tiba-tiba sudah di Mengwi... setelah sempat mampir makan di warung pinggir jalan di Pasar Ubud... sensasi yang terasa lain...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mampir untuk menjajal olahraga air di Tanjung Benoa: merasakan terbang selama beberapa detik dengan flying fish, dan akhirnya merasakan sensasi menonton Kecak dan cerita Ramayana dengan background sunset di Uluwatu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sempat kesal karena di Taman Burung, Ubud, kita 'dicuekin' sama penjaga yang rasis dan bermental inlander -yang lebih senang melayani bule-bule daripada pribumi seperti kita-, kita menikmati areal sawah di sepanjang jalur Ubud-Mengwi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menemui jalanan yang asing dan kadang-kadang sempit, orang-orang yang bersahabat [sayangnya kita tidak bisa ngobrol lama-lama, vocabulary bahasa Indonesia mereka juga terbatas], mendengar suara kicau burung dan gemericik air, merasakan suasana mistis Bali di pedalaman -yang tentu saja tidak bisa ditemui di kawasan urban seperti Kuta atau Seminyak-.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berfoto di Mengwi, di kawasan pura yang tua dan suci, -dan sangat mistis- kita kemudian mengendarai Katana kembali ke arah selatan, Kuta melalui Kerobokan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikmati keindahan Garuda Wisnu Kencana, sebuah karya yang akan menjadi karya kolosal buatan anak bangsa... dan menikmati makan malam yang romantis di Jimbaran: menikmati seafood dan membenamkan kaki di pasir, serta mendengar deburan ombak yang berkejar menuju pantai...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-4554235960792436383?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/4554235960792436383/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=4554235960792436383' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/4554235960792436383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/4554235960792436383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2008/04/bali-27-31-maret-2008-resume.html' title='Bali, 27-31 Maret 2008 Resume'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-5585551078235067564</id><published>2008-01-26T07:19:00.000-08:00</published><updated>2008-01-28T07:27:07.703-08:00</updated><title type='text'>Selamat Ulang Tahun Papa ke 70</title><content type='html'>&lt;em&gt;Berusahalah: karena hanya itulah cara kita berdoa.&lt;/em&gt; (Papa)&lt;br /&gt;Hari ini, Papa berulangtahun yang ke 70 dan kita merayakannya dengan sederhana dengan potong ayam dan mie goreng bersama keluarga besar. Papa sudah sangat jauh fisik dan mentalnya jika dibandingkan dengan ulangtahunnya dalam 2-3 tahun terakhir. Kenapa begini sih Papa?&lt;br /&gt;Apakah begitu besar kekecewaanmu pada hidup sehingga kamu menyangkal semua berkat yang sudah Tuhan limpahkan kepadamu? Apakah Papa tidak melihat berkat Tuhan yang melimpah-limpah pada anak-anakmu dan keceriaan cucu pertama, Kimberly?&lt;br /&gt;Sudahlah Papa. &lt;br /&gt;Biarkan yang sudah tidak mungkin tercapai: karena waktu dan fisik sudah tidak bisa diputar kembali. Relakanlah semua mimpi yang belum tercapai. Sampaikanlah semua cita-citamu kepadaku, supaya aku bisa mewujudkannya, selagi kamu masih hidup.&lt;br /&gt;Imanilah kata-kata bijaksana ini : jika Tuhan memelihara burung di langit dan bunga bakung di padang, apalagi kamu yang merupakan anakNya. Saya sedang membaca ulang konsep Grameen dari Muhammad Yunus, dan saya butuh &lt;em&gt;'sparring partner' &lt;/em&gt;untuk ide-ide ini. Bersediakah Papa?&lt;br /&gt;Saya percaya, Papa akan dimuliakan oleh orang-orang yang selama ini bahkan tidak kenal dengan Papa. Relakan dan lupakan: forgive and forget.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-5585551078235067564?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/5585551078235067564/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=5585551078235067564' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/5585551078235067564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/5585551078235067564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2008/01/selamat-ulang-tahun-papa-ke-70.html' title='Selamat Ulang Tahun Papa ke 70'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-1846249692506475427</id><published>2008-01-11T02:13:00.000-08:00</published><updated>2008-01-12T02:21:59.112-08:00</updated><title type='text'>The Next Project 2008: Write Up SOP Bank</title><content type='html'>Hari ini, saya meeting di Bank yang terletak di Jalan Abdul Muis, Jakarta. Bukan bank yang memiliki size besar, tapi middle dengan fokus pada retail dan UKM. Perjalanan sangat lancar, karena ini hari 'kejepit nasional', setelah hari Kamis libur Tahun Baru Muharam. &lt;br /&gt;Meeting berjalan sangat sangat lancar, karena kebetulan Direktur dan Wakil Direktur adalah mantan boss di tempat saya dulu bekerja, sepanjang 1996-2003... Kadang-kadang saya bersyukur ketika hubungan baik masih tetap terpelihara dan saya masih tetap menjaga reputasi baik sampai sekarang. &lt;br /&gt;Nilai Kontrak masih akan dibicarakan, dan agak signifikan.... dan kemungkinan kita akan membuat tim kerja untuk pekerjaan ini. Jangka waktu pekerjaan, -jika saya benchmark dengan beberapa pekerjaan SOP sebelumnya- akan berjalan paling cepat 6 bulan untuk development dan implementasi. &lt;br /&gt;Dan inilah petualangan yang baru yang siap menanti di tahun 2008. So please God, wake me....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-1846249692506475427?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/1846249692506475427/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=1846249692506475427' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/1846249692506475427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/1846249692506475427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2008/01/next-project-2008-write-up-sop-bank.html' title='The Next Project 2008: Write Up SOP Bank'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-3602150584718427096</id><published>2008-01-01T02:13:00.000-08:00</published><updated>2008-01-12T02:45:12.972-08:00</updated><title type='text'>Tahun 2008, Pukul 00.03</title><content type='html'>Tahun Baru 2008 disambut di Kalisari, Cijantung dengan hujan deras sekali... Sungguh bukan cuaca yang tepat untuk melepas tahun 2007. Dan di tengah hujan deras tersebut, aku malah tidak fokus dengan apapun yang terjadi di depan TV: karena air hujan sangat deras menimpa bumi dan sangat bising...&lt;br /&gt;Sambil berkumpul bersama keluarga isteriku, aku mengirim SMS selamat Tahun Baru 2008 ke setiap orang yang ada di address book handphone-ku. "Send to all", sambil satu persatu balasan mulai berdatangan.&lt;br /&gt;Mudah-mudahan tahun baru 2008 akan memberikan banyak keberuntungan dan kemenangan untuk hidup kita. Orang yang pertama yang aku cium adalah isteriku, Maria dan selanjutnya seluruh keluarga....&lt;br /&gt;Dan kembali ke TV, menonton film epik "TROY' sambil meminum segelas vodka Crusher blueberry bersama isteriku: minuman yang sama seperti kita minum saat menyambut 2007 yang lalu di tengah keramaian pesta kembang api dan karnaval a la Brazil di lapangan Sempur Bogor...&lt;br /&gt;Hmm, mengapa pada saat menyambut 2007 terasa lebih berkesan? Apakah memang aku sedang merindukan kembali masa-masa kuliah dulu? Atau merindukan suasana malam di Tokyo? &lt;br /&gt;Sejak menikah, aku pasti melewatkan malam tahun baru dengan isteriku dan membuat komitmen 'terobosan baru' yang ingin kita capai di tahun yang akan dijalani....&lt;br /&gt;Beberapa kita dapatkan dan pada saat bersamaan ada juga yang hilang.&lt;br /&gt;I luv u, Maria: &lt;em&gt;kau adalah darahku, kau adalah jantungku, kau adalah hidupku lengkapi diriku oh sayngku kau begitu sempurna (Andra, aku pinjam dulu lirik yang indah ini)    &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Dan tiba2 ada sms yang bahkan aku sudah lupa-lupa ingat: Ica Sulaiman (sori, boss, beneran saya lupa sama sampeyan), Esti, Nina, dan Elis...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-3602150584718427096?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/3602150584718427096/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=3602150584718427096' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/3602150584718427096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/3602150584718427096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2008/01/tahun-2008-pukul-0003.html' title='Tahun 2008, Pukul 00.03'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-1797301395239490274</id><published>2007-04-14T03:16:00.000-07:00</published><updated>2009-04-14T03:38:10.096-07:00</updated><title type='text'>"Anger Is A Gift" - Rage Against The Machine</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/SeRjdsZwfNI/AAAAAAAAABc/lBhtXrtLtPQ/s1600-h/23.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324490021245320402" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/SeRjdsZwfNI/AAAAAAAAABc/lBhtXrtLtPQ/s200/23.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Fenomena "politik kemarahan" dalam bermusik sempat mewarnai paruh akhir di ujung abad 20. Dan hanya satu nama yang sempat mencuri perhatian pada periode tersebut, Rage Against The Machine (selanjutnya dikenal sebagai RATM atau Rage saja).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya tidak sedang membahas aksi politik-nya: tapi fenomena "politik kemarahan"-nya. Ketika isu yang disampaikan oleh band ini kelihatan usang pada saat kita sudah berada di konteks zaman yang berbeda, atau malah tidak orisinil lagi: karena band2 di dekade 70 menampilkan perlawanan dan nuansa yang sama.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yang membedakan hanya musuh bersama-nya: kalau dulu Perang Vietnam, maka pada periode RATM, neo liberalisme yang dicaci maki. Pilihan yang agak aneh, ketika tujuan akhir dari bermusik adalah mengumpulkan uang/kapital dari penggemar, sponsor dan label, serta popularitas, RATM seolah2 mengambil jalan lain yang lebih "sunyi". Bermain di isu yang tidak populer atau komersil, bahkan cenderung melawan arus utama musisi saat itu, RATM mengemas kemarahan menjadi bentuk hiburan dan musik yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apa tema lagu2 RATM?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Keresahan etnis minoritas (kulit hitam, indian dan muslim di Amerika), atau kebencian pada major label, kapitalisme dan ikut serta pada demonstrasi raksasa di Seattle, merupakan kemasan dari RATM.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mengapa RATM?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hal ini dapat dijelaskan sebagai letupan dari kegelisahan anak2 muda pada periode tersebut karena: akan memasuki milenium baru, tuntutan produktivitas yang baru, pasar yang baru bahkan mungkin mekanisme reproduksi yang baru... kegelisahan inilah yang menemukan sumbu dalam lagu-lagu RATM serta kenyataan bahwa kapitalisme sampai saat itu memang merupakan bangunan yang kokoh dan tidak terkalahkan.....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dimana kita mendengar quote "Anger Is A Gift" yang terkenal itu?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kalimat ini dibisikkan secara lirih oleh sang vocalis menjelang penutup lagu "Freedom", dari album self titled mereka, tahun 1994. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lagu ini menceritakan tragedi berdarah di Amerika, pada tahun 1975, ketika FBI secara ganas melakukan pembantaian terhadap suku Indian, tanpa pengadilan, dan memberikan fitnah kepada mereka sebagai kelompok perlawanan American Indian Movement (AIM) yang memberontak kepada pemerintah AS.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-1797301395239490274?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/1797301395239490274/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=1797301395239490274' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/1797301395239490274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/1797301395239490274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2009/04/anger-is-gift-rage-against-machine.html' title='&quot;Anger Is A Gift&quot; - Rage Against The Machine'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/SeRjdsZwfNI/AAAAAAAAABc/lBhtXrtLtPQ/s72-c/23.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-117065170929360633</id><published>2007-02-04T19:41:00.000-08:00</published><updated>2007-02-04T21:01:49.343-08:00</updated><title type='text'>Disaster In Jakarta: Kisah Sedih Awal Februari 2007 (2)</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/1600/202706/Gbr.(32).jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/200/898013/Gbr.%2832%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/1600/138170/Gbr.(29).jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/320/594919/Gbr.%2829%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/1600/118574/Gbr.(20).jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/320/150291/Gbr.%2820%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hari ini tanggal 2 Februari 2007, nekad masuk kantor: dan ternyata hujan tadi malam memberi genangan yang besar di Jakarta. Kampung Melayu, Cawang, Ciledug, Jatinegara, Kampung Pulo dan Kalibata yang merupakan daerah langganan banjir, adalah daerah pertama yang menderita. Tapi, ternyata dampak banjir juga meluas hingga Kelapa Gading, Sunter, Kebon Nanas serta kawasan Jakarta Barat. Ketinggian air rata-rata adalah setinggi dengkul dan lutut, tapi ada juga yang sudah setinggi dada. Hujan kembali mengguyur Jakarta, dan kali ini yang luar biasa karena membuat jalan raya menggenang... beberapa janji hari ini praktis dibatalkan, kecuali janji untuk ke Bogor. Browsing internet sampai jam 12 lewat 10, dan ternyata itulah saat terakhir internet bisa diakses... setelah itu menyusul telepon mati. Lihat di Liputan 6 Siang, ternyata sentra telekomunikasi Telkom di Gatot Subroto sudah terendam banjir setinggi setengah meter.... dan berakibat seluruh jaringan telepon pada area distrik bisnis Sudirman, Kuningan dan sekitarnya mati total. Dan tentu saja layanan VPN dan dial-up. Selamat datang dunia kegelapan! Tinggal tunggu apakah PLN akan memadamkan listrik atau tidak?&lt;br /&gt;Berangkat ke Bogor dengan menggunakan KRL dari Stasiun Kalibata: dan apa yang sudah saya bayangkan adalah jumlah penumpang serta pemandangan mengenaskan sepanjang perjalanan... air menggenang di beberapa lokasi, hujan yang terus mengguyur dan penumpang berlebihan karena banyak karyawan yang dipulangkan lebih awal dari kantor. Banjir di kantor, kata mereka: dan setelah beres2 dan menyelamatkan dokumen yang penting, mereka dipulangkan. Sampai di Bogor dan ketemu dengan klien, dan sepakat untuk mengirim pekerjaan by e-mail tanggal 3 Februari 2007. Pulang ke Jakarta diantar dengan mobil, sampai jam 11 malam, dan nonton Metro TV melihat kondisi Jakarta yang sudah sangat2 parah.. dan dengarkan Elshinta sampai jam 2 pagi. Dengar prediksi dari staff ahli BMG yang diinterview: "Curah hujan akan sangat tinggi melebihi normal di kawasan buffer seperti Puncak dan Cipanas, sehingga dikhawatirkan Sungai Ciliwung naik sampai 4-6 meter dari ketinggian normal, pada hari Sabtu besok". Apa mungkin? Siklus banjir lima tahunan memang sudah diprediksi, tapi jika kondisinya seperti itu, kehancuran seperti apa yang akan diberikan? Saya tertidur dan terus mendengarkan radio...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-117065170929360633?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/117065170929360633/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=117065170929360633' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/117065170929360633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/117065170929360633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2007/02/disaster-in-jakarta-kisah-sedih-awal.html' title='Disaster In Jakarta: Kisah Sedih Awal Februari 2007 (2)'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-117064681663794639</id><published>2007-02-04T19:11:00.000-08:00</published><updated>2007-02-04T19:40:16.656-08:00</updated><title type='text'>Jakarta Banjir: Kisah Sedih Awal Februari 2007</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/1600/823247/Gbr.(19).jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/320/700273/Gbr.%2819%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 1 Februari 2007 lalu sudah muncul tanda-tanda akan tanda-tanda banjir besar melanda Jakarta: langit hitam berawan dan menggantung terus sejak pagi. Apalagi indikator meningkatnya volume air sudah terlihat dari saluran air (open channel) di pinggir Jalan Raya Pasar Minggu dengan kecepatan yang konstan: saluran air yang memiliki kedalaman 2 meter ini mulai penuh hanya dalam waktu 4 jam saja, sejak pukul 12.00... artinya volume air dari hulu sudah sangat besar sehingga tidak tertampung lagi. Dan lewat pukul 19 air sudah meluap dan menggenangi jalan raya serta.... Bank Mandiri yang ada di pinggir jalan Raya Pasar Minggu!&lt;br /&gt;ATM shutdown.&lt;br /&gt;Hujan makin membesar dan tidak berhenti sama sekali... dengan tingkat kederasan yang konstan:..&lt;br /&gt;&lt;p&gt;sampai jam 12 malam. Bisa dibayangkan seperti apa Kampung Melayu, mungkin saat ini sudah sampai sepinggang. Untungnya, masih ada taxi yang berani beroperasi dan -terima kasih banyak, pak- saya diantar sampai rumah. Luar biasa sepanjang perjalanan... selain Jalan Raya Pasar Minggu tergenang, dan Jagakarsa (STIE Jagakarsa pas di tikungan Simatupang) air sudah setinggi betis. Dan pada saat melalui jembatan Simatupang yang lewat di atas sungai Ciliwung, suara air sangat deras... dan banyak sekali material yang terbawa seperti kayu dan sampah... &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya sendiri? Basah kuyup dari atas-bawah sampai dalam. Huh!  &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-117064681663794639?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/117064681663794639/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=117064681663794639' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/117064681663794639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/117064681663794639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2007/02/jakarta-banjir-kisah-sedih-awal.html' title='Jakarta Banjir: Kisah Sedih Awal Februari 2007'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-117013202875155324</id><published>2007-01-29T19:26:00.000-08:00</published><updated>2007-01-29T21:30:23.503-08:00</updated><title type='text'>Evaluasi Kinerja Finansial 2006</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/1600/786625/saham.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/320/486047/saham.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Evaluasi terhadap kondisi makro Indonesia semakin lengkap setelah hari ini Fitch Rating -badan rating untuk mata uang- menempatkan Rupiah dalam kategori stabil (BB-), dari yang sebelumnya positif, serta menempatkan Rupiah seagai mata uang jangka pendek dalam B dan batas negara (country ceiling) pada BB-. Hal ini disampaikan oleh Ai Ling Ngiam, Direktur Tim Sovereign Ratings Fitch tanggal 28 Januari 2007.&lt;br /&gt;Hal-hal ini semakin memperkuat outlook Indonesia menjadi negara yang "berprospek" dengan segala kekurangannya. Karena World Economic Forum masih menempatkan Indonesia sebagai negara paria untuk sektor investasi dan bisnis: mulai dari birokrat yang tidak efisien, tidak ada jaminan dukungan infrastruktur memadai, kebijakan pajak yang masih "abu-abu", dan tentu saja tingkat korupsi yang tinggi (WEF, 2006). Indikasi positif lainnya adalah mulai stabilnya tingkat inflasi di 8,0%, setelah sebelumnya sempat meroket pada tahun 2005 sebesar 17,1%, meski hal itu bukanlah catatan yang menarik untuk sektor real.&lt;br /&gt;Indikasi makro ekonomi lainnya adalah mulai stabilnya kurs Rupiah terhadap USD, yang berada pada kisaran rentang Rp 9.300 per akhir tahun 2006. Meski bukan pencapaian yang spektakuler [karena prestasi terbaik yang pernah dicapai pada periode 2001-2006 adalah Rp 8.800), tapi stabilitas atas kurs merupakan syarat untuk menyusun business plan dan anggaran untuk para pelaku bisnis agar proyeksi keuntungan dan posisi neraca bisnis dapat terukur paling tidak hingga 3 tahun mendatang.&lt;br /&gt;Indikator yang relatif paling ditunggu perubahannya adalah suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI), yang terus digenjot hingga di bawah 9,0% per tahun 2005. Perubahan SBI masih ditungu-tunggu oleh pelaku usaha, karena dengan penurunan atas SBI akan berdampak langsung pada pergerakan dana oleh sektor perbankan dan lembaga keuangan lainnya: dari yang sebelumnya"diparkir" di SBI, akan bergerak ke sektor real karena nilai kompensasi dana untuk "parkir" lebih kecil jika dibandingkan dana tersebut diputar pada sektor real. Upaya untuk menurunkan SBI Rate pada tahun 2006 merupakan masalah yang menjadi polemik di sana-sini: pada satu sisi, jika SBI Rate diturunkan secara drastis akan berakibat pada pola "lari"-nya dana yang random serta acak, karena investor segera mencari instrumen lain yang lebih menguntungkan. Perpindahan dana secara random dan acak akan berdampak pada inflasi, karena uang yang sebelumnya "parkir" tiba-tiba beredar dalam jumlah yang sangat banyak di pasar. Di sisi lain, pengendalian dan penurunan SBI Rate secara bertahap akan memberikan tambahan penderitaan kepada pelaku usaha, karena kondisi tersebut tidak akan menggerakkan turunnya suku bunga pinjaman -salahsatu faktor yang menghambat bisnis di Indonesia-.&lt;br /&gt;Jika Bank Indonesia bisa menurunkan SBI Rate hingga di bawah 8,5% (sesuai dengan target pada APBN 2007) paling tidak ada pertumbuhan sekitar 0,5-1% untuk GDP karena adanya dana yang 'pindah' ke sektor real.&lt;br /&gt;Indikator makro lainnya: yang juga membuat hati rakyat pedih, adalah tingkat inflasi. Jika pada tahun 2005, tingkat inflasi berada pada 17,1% akibat kenaikan BBM hingga dua kali yang berdampak pada pemiskinan sejumlah kelompok masyarakat dan penurunan daya beli, maka pada tahun 2006 tingkat inflasi tersebut dapat dikendalikan hingga 8,0%. Meski kelihatannya ada penurunan, secara real pemiskinan atas rakyat masih berlanjut dan daya beli masyarakat masih sulit untuk didongkrak. Lho bukannya ada penurunan inflasi yang juga merupakan prestasi dari Pemerintah? &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Huh... itu sih cuma retorika yang pantas dijual kepada orang2 tidak melek finansial..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Misalkan, jika kita pada tahun 2004 memiliki uang Rp 1000, yang bisa untuk membeli 4 pisang goreng (asumsi biaya produksi satu pisang goreng adalah Rp 170, sehingga si penjual pisang goreng bisa memiliki margin paling tidak Rp 80 per pisang goreng terjual). Dengan tingkat inflasi 17,1% per tahun 2005, maka biaya produksi yang harus ditanggung bertambah menjadi Rp 170 x 17% = Rp 28,9 atau total Rp 198,9 per pisang goreng. Jika si penjual pisang goreng hendak mempertahankan marginnya tetap di Rp 80 maka dia harus menjual pisang gorengnya Rp 278,9 atau di Rp 300 (kalau dibulatkan). Jadi yang tadinya Rp 1000 bisa beli 4, sekarang cuma bisa beli 3 dan ada kembalian Rp 100, otomatis mengurangi daya beli dari konsumen. Tahun 2006 tingkat inflasi turun ke 8%, tidak mengubah keadaan karena biaya produksinya kembali bertambah menjadi Rp 198,9 x 8% = Rp 15,912 atau total Rp 214,8. Kalau tukang pisang goreng ingin mempertahankan marginnya tetap di Rp 80, maka dia harus menjual pisang gorengnya Rp 294,13 atau dibulatkan menjadi Rp 300, sehingga pisang goreng yang dapat dibeli oleh konsumen dengan uang Rp 1.000-nya tetap 3 buah dengan kembalian Rp 100. Tidak akan pernah kembali menjadi 4 buah.&lt;br /&gt;Bayangkan kalau "pisang goreng" itu adalah: tekstil, consumer goods, sembako, rumah sederhana, biaya pendidikan, biaya perawatan kesehatan, biaya transportasi, you name it.&lt;br /&gt;Bisa menurunkan inflasi dari 17,1% (2005) jadi 8,0% (2006) merupakan prestasi yang signifikan dari Pemerintah SBY-JK? Pak Presiden dan Pak Jubir Presiden, silakan bicara dengan orang2 tolol yang bapak temui. Jangan bicara dengan saya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-117013202875155324?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/117013202875155324/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=117013202875155324' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/117013202875155324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/117013202875155324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2007/01/evaluasi-kinerja-finansial-2006.html' title='Evaluasi Kinerja Finansial 2006'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-117007942794602835</id><published>2007-01-29T05:28:00.000-08:00</published><updated>2007-01-29T06:15:47.266-08:00</updated><title type='text'>It's All Comin' Back To Me versi Meat Loaf dan Marion Raven</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/1600/427679/2.jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/320/667163/2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sepintas melihat JakTV, hari ini menjelang makan siang: ada lagu yang lumayan akrab dari tahun 90an.... "It's All Coming Back To Me", yang dipopulerkan oleh Celine Dion. Tapi kok lain ya yang bawain? Eh ternyata duet: jagoan 'lawas' Meat Loaf [ingat lagu yang panjangnya minta ampun dan indah itu "I Would Do Anything For Love (But I Won't Do That)", tahun 1993] dan the teenage girls used to be M2M vocalist, Marion Raven. [M2M adalah grup ABG di tahun 1996-1999: memang dari generasi adik yang paling kecil, yang kira2 lahir di zaman Van Halen atau Poison masih berkuasa di muka bumi].&lt;br /&gt;Duet yang menarik karena yang satu veteran rock star dan sudah hampir 13 tahun vakum, dan satunya lagi adalah ABG yang sedang beranjak menuju wanita dewasa dan berusaha kuat melepaskan 'image'nya menjadi penyanyi ABG.&lt;br /&gt;Lagu ini diciptakan oleh Meat Loaf tahun 1983, bersama sohib-nya Jim Steinman dan rencananya dirilis pada album Meat Loaf 'Back From Hell', tahun 1983 tapi urung karena waktu untuk penggarapannya kurang. Jim dan Meat Loaf menjual lagu ini kepada Pandora Box, grup rock kelas menengah di LA, akhir 1983 dan dirilis pada album mereka. Tidak sukses, karena memang promo-nya kurang.&lt;br /&gt;Akhirnya Jim menjual lagu ini kepada Celine Dion pada tahun 1993, yang membuat Meat Loaf kecewa karena dia bertekad untuk menggarap ulang lagu ini setelah lewat dari 10 tahun dan dirilis pada album dekade 90-nya.. dan waktu kembali berlalu: karena orang2, termasuk saya sudah terpesona oleh tafsiran Celine Dion yang sangat indah sekali dari tentang lagu ini.&lt;br /&gt;Dan image Celine yang sangat kuat menancap itulah yang membuat saya semakin terpesona dengan lagu ini ketika dibawakan oleh sang penciptanya, Meat Loaf dan Marion Raven, ABG yang bahkan belum lahir ketika lagu ini diciptakan.&lt;br /&gt;Lagu ini indah sekali karena cinta  yang terindah justru ketika kita sudah berpisah, tetapi masih saling menyayangi dan saling mengingat, dan percaya semua kasih dan sayang  itu akan kembali kepada kita: terutama lirik lagu yang terakhir "If you forgive me all this , if  I forgive you like that, we forgive and forget and it's all coming back to me...". He2x ikut berkaca2 juga begitu melihat Marion cuma sekedar bayang2 tapi dia selalu mengikuti Meat Loaf: saling sentuh tapi tidak bisa berpegangan, saling memandang tapi sinar mata mendadak  hilang.... [&lt;em&gt;hiks, jadi inget zaman itu deh..]&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Penasaran? Lihat saja liriknya ini......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Boy:] There were nights when the wind was so cold&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;That my body froze in bed if I just listened to it right outside the window&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;[Girl:] There were days when the sun was so cruel&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;That all the tears turned to dust and I just knew my eyes were drying up forever&lt;br /&gt;[Both:]I finished crying in the instant that you left&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;And I can’t remember where or when or how&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;And I banished every memory you and I have ever made&lt;br /&gt;[Boy:]But when you touch me like this (touch me like this)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;And I hold you like that (hold you like that)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;It’s so hard to believe but it’s all coming back to me now&lt;br /&gt;[Girl:]It’s all coming backIt’s all coming back to me now&lt;br /&gt;[Boy:]There were moments of gold and there were flashes of light&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;There were nights of endless pleasure&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;It was more than any laws allowbaby, baby!&lt;br /&gt;If I kiss you like this (kiss you like this)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;And if you whisper like that (whisper like that)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;It was lost long ago but it’s all coming back to me&lt;br /&gt;If you want me like this (if you want me like this)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;And if you need me like that (if you need me like that)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;It was dead long ago but it’s all coming back to me&lt;br /&gt;It’s so hard to resist and it’s all coming back to me&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;I can barely recall, but it’s all coming back to me now….&lt;br /&gt;But you were history with the slamming of the door&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;And I made myself so strong again somehow&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;And I never wasted any of my time on you since then!&lt;br /&gt;But if I touch you like this (touch you like this)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;And if you kiss me like that (kiss me like that)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;It was gone with the wind but it’s all coming back to me now&lt;br /&gt;[Girl:]It’s all coming backIt’s all coming back to me now&lt;br /&gt;[Boy:]There were moments of gold and there were flashes of light&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;There were nights of endless pleasureIt was more than all your laws allowbaby, baby, baby!&lt;br /&gt;When you touch me like this (touch me like this)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;And when you hold me like that (hold me like that)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;It was gone with the wind but it’s all coming back to me&lt;br /&gt;When you see me like this (see me like this)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;And when I see you like that (see you like that)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Then we see what we want to seeall coming back to me&lt;br /&gt;The flesh and the fantasiesall coming back to me&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;I can barely recall, but it’s all coming back to me now….&lt;br /&gt;If you forgive me all this (forgive me all this)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;If I forgive you all that (forgive you all that)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;We forgive and forget and it’s all coming back to me now&lt;br /&gt;[Girl:] It’s all coming back to me now&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;[Boy:] We forgive and forget&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;[Both:] And it’s all coming back to me now…. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-117007942794602835?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/117007942794602835/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=117007942794602835' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/117007942794602835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/117007942794602835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2007/01/its-all-comin-back-to-me-versi-meat.html' title='It&apos;s All Comin&apos; Back To Me versi Meat Loaf dan Marion Raven'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-117007712638437517</id><published>2007-01-29T05:11:00.000-08:00</published><updated>2007-01-29T05:25:26.396-08:00</updated><title type='text'>Fogging: Another Story, 28 Januari 2007</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/1600/143715/Copy%201%20of%20Gbr.(16).jpg"&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/320/304031/Copy%201%20of%20Gbr.%2816%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/1600/323023/Gbr.(19).jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/320/588177/Gbr.%2819%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hari Minggu kemarin adalah hari fogging. Setelah ada korban anak di bawah umur yang terkena demam berdarah [yang juga adalah tetangga], pak RW dan pak RW memutuskan untuk melakukan fogging atau pengasapan di kawasan tempat tinggal kita. Walau ini adalah acara "rutin tahunan", artinya tiap tahun ada saja acara seperti ini tapi kehebohan tetap saja terjadi.&lt;br /&gt;Mulai dari persiapan untuk menutup dan membungkus semua perabotan, mengungsikan binatang peliharaan: mulai dari si Manis, si Pleki dan si Kakatua sampai jam eksekusi pengasapan merupakan aktivitas yang memiliki keunikan tersendiri. Mudah2an fogging ini bisa mencegah penyebaran demam berdarah, paling tidak di kawasan tempat tinggal kita sampai musim hujan berakhir....&lt;br /&gt;What next pak RT/pak RW? Pencegahan chikungunya? Penyuluhan flu burung? Penyuluhan penangkal anthrax? Kami warga menunggu dan siap memfasilitasi jika bapak2 percaya dan membutuhkan jasa kita sebagai warga....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-117007712638437517?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/117007712638437517/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=117007712638437517' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/117007712638437517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/117007712638437517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2007/01/fogging-another-story-28-januari-2007.html' title='Fogging: Another Story, 28 Januari 2007'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-117008073913513784</id><published>2007-01-26T06:25:00.000-08:00</published><updated>2007-01-29T06:37:44.563-08:00</updated><title type='text'>Selamat Ulang Tahun Papa: 26 Januari 2007</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/1600/386683/Gbr.(1).jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/320/42456/Gbr.%281%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selamat ulang tahun Papa, yang ke-69: semoga diberkati dengan kebijakan dan umur panjang. Hari2 ini memang sudah menjadi hari2 yang jahat: harga2 sudah naik, biaya standar untuk hidup semakin tinggi, dan kekonyolan2 badut2 politik yang menyakitkan hati kita di televisi yang malah minta dikenyangkan dengan PP 37 tahun 2006. Seperti tahun yang lalu, kita memang berbeda pendapat dalam visi melihat arah Republik ini: sama seperti perbedaan pendapat kita tentang bersikap menghadapi keluarga kita. Tapi diatas semua itu, saya percaya Papa terus berharap yang terbaik untuk kita semua anak2-nya. Dan kita sedang bergerak menuju hal tersebut. Selamat ulang tahun: mulai jalan2 pagi dan baca2 buku lagi supaya gak 'beku' pikiran. Saya baru saja baca ulang beberapa karangan Sutan Sjahrir: sebagai salah satu 'murid' Sjahrir sewaktu di Bandung, mungkin Papa bisa bertukar pikiran?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-117008073913513784?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/117008073913513784/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=117008073913513784' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/117008073913513784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/117008073913513784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2007/01/selamat-ulang-tahun-papa-26-januari_26.html' title='Selamat Ulang Tahun Papa: 26 Januari 2007'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-5915584916215546180</id><published>2007-01-21T06:42:00.000-08:00</published><updated>2009-06-21T07:24:01.114-07:00</updated><title type='text'>Are You Fishing In The Right Ocean?</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sj5BoWpePYI/AAAAAAAAAC0/eDeTctFuHfc/s1600-h/3214325376325564.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349785568892829058" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 150px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sj5BoWpePYI/AAAAAAAAAC0/eDeTctFuHfc/s200/3214325376325564.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Hari ini, saya mendapatkan sebuah buku kecil, 71 halaman: dari obral di Gramedia. Pengarangnya Ajay Pandey. Judulnya: "Are You Fishing In The Right Ocean?". Buku yang menurut saya biasa saja, karena Pandey hanya membuat ringkasan dari sejumlah gagasan atau ide dari Kiyosaki, Trout, Lunden dan Drucker. Ada sesekali mengambil konsep analisis SWOT dan Six Sigma. Tidak orisinil memang.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tapi untuk teman-teman yang letih dengan penjelasan yang panjang dan berlembar-lembar tentang korelasi hidup dan pekerjaan, buku Pandey ini bisa menjadi pengantar yang sederhana. Pandey bisa merumuskan gagasan atau ide dari Kiyosaki, Trout, Lunden (Fish!, &lt;em&gt;remember&lt;/em&gt;??) dan Drucker dalam kata-katanya sendiri. Pandey mencoba membuat analogi kehidupan kantor (&lt;em&gt;corporate&lt;/em&gt;) atau karir seperti menjalani kehidupan di dalam laut. Ada 'ikan tanpa rahang", 'bintang laut", "ikan paus", "ikan hiu", dan "ikan lumba-lumba" (halaman 3-10). &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Analogi Pandey cukup mengantarkan seperti apa kehidupan kantor, atau karir, dengan karakter utama seperti diatas. Ada yang gila pujian dan penjilat ("ikan tanpa rahang"), ada yang bisa bertahan hidup tapi tidak memberi nilai tambah, meski berkali-kali sudah di"potong" ("bintang laut"), kelompok penggertak yang seringkali berkeliling tanpa tujuan ("ikan paus"), kelompok pemakan dan spesialisasi menghabisi siapa saja yang berbeda pendapat ("ikan hiu") dan kelompok kreatif dan inovatif ("ikan lumba-lumba").&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sayang analogi menarik ini, seperti kehilangan benang merah, ketika kita masuk pada halaman berikutnya. Pandey terjebak pada keinginan untuk menyampaikan ide-idenya sendiri, tetapi malah menggunakan analisis SWOT untuk menyampaikan 'rencana tindakan". &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pandey kemudian berkutat pada konsep momen kesuksesan dari Lunden, bahwa untuk memulai keberhasilan adalah saat ini. Bukan nanti atau besok. Dan di ujung buku, Pandey mengambil kesimpulan bahawa keselarasan dalam hidup dengan pekerjaan bisa dicapai, sepanjang kita fleksibel dan bisa berubah. Bukan ide yang baru juga. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pandey menutup bukunya, "mulailah pencarian Anda pada laut yang tepat sekarang". Sebiah loop hole, yang tidak nyambung, dengan ide dasarnya pada awal buku. Mungkin inilah yang terbaik yang bisa dilakukan oleh praktisi tanpa pengalaman filosofis mendalam seperti Pandey. Buku Pandey ini agak tanggung, karena berada di tengah-tengah dua kutub yang sedang bergulat saat ini. Idea-minded kontra action-minded. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kita tidak bisa mengharapkan gagasan atau ide yang dalam dan filosofis, yang idea-minded, seperti jika membaca Drucker atau Trout. Bahkan tidak juga sedalam Lunden atau Kiyosakai, yang jelas-jelas sangat praktikal dan action-minded. Tapi sebagai buku pengantar menuju kutub-kutub tersebut, buku ini masih cukup baik. Sebagai buku yang dibaca sepanjang perjalanan menuju kantor, atau menunggu angkutan umum sebelum ke kantor, buku ini enak dibaca karena kesederhanaan pilihan bahasa yang digunakan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-5915584916215546180?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/5915584916215546180/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=5915584916215546180' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/5915584916215546180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/5915584916215546180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2007/01/are-you-fishing-in-right-ocean.html' title='Are You Fishing In The Right Ocean?'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sj5BoWpePYI/AAAAAAAAAC0/eDeTctFuHfc/s72-c/3214325376325564.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-116972450106186596</id><published>2006-12-09T01:16:00.000-08:00</published><updated>2007-01-25T03:46:29.073-08:00</updated><title type='text'>Adam Air-Pengalaman Pribadi Pulang Dari Denpasar 9 Desember 2006</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/1600/504289/Gbr.(25).jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/320/354353/Gbr.%2825%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/1600/961618/Gbr.(22).jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/320/191914/Gbr.%2822%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luar biasa... setelah browsing berjam-jam di Warnet Supernova, Kuta tanggal 8 Desember 2006 siang hari, akhirnya saya bisa mendapatkan tiket pulang ke Jakarta besoknya tanggal 9 Desember 2006: menggunakan..... ADAM AIR. Huh?!&lt;br /&gt;Tadinya masih berharap dapat tiket Air Asia atau Sriwijaya: tapi ya sudahlah, diterima saja, karena harus mengejar janji hari Senin pagi di Jakarta. Alhasil saya segera closing melalui internet untuk penerbangan siang, jam 11 dan landing di Jakarta jam 1.&lt;br /&gt;Malam masih sempat nonton Asia One di Hard Rock Kuta, Bali, bareng2 temen2 di Bali... (lihat &lt;strong&gt;Hard Rock Bali&lt;/strong&gt;) dan pulang jam 2 pagi. Huh ampun, setelah minum vodka Crusher langsung ditutup dengan sedikit arak Barong pas pulang di hotel [arak Bali memang luar biasa].&lt;br /&gt;Berangkat dari hotel jam 9 pagi dan pamitan dengan Ibu Ketut, caretaker dari Bima Cottage I. Di bandara Ngurah Rai benar2 tidak tenang.. apalagi masih sempat ketemu Aidil Akbar Madjid dan Ed Morrow... yang sedang di antrian pesawat Garuda menuju Jakarta (hiks...) Sempat ketemu dan bersalaman dulu. Di terminal keberangkatan, sambil duduk2 saya sempat melihat pesawat Trigana, Merpati dan Garuda beterbangan. Sementara untuk menunggu Adam Air berangkat, saya cuma membaca buku dan koran...&lt;br /&gt;Dan tibalah waktu pemberangkatan: sambil berjalan menuju tangga pesawat, jantung saya berdegup sangat kencang karena seringnya saya menerima e-mail yang menceritakan betapa buruknya kualitas teknisi dan pemeliharaan dari Adam Air (huh,kenapa mendadak ingat email2 itu ya..)&lt;br /&gt;Pesawat Boeing 737-400, dengan dua mesin jet yang sudah menderu2... langsung duduk di kursi no 2 (!) line paling depan setelah pilot dan diam sepanjang perjalanan. Kapten Bagus, -kalau gak salah- adalah pilot on duty serta 2 pramugari yang cantik dan 1 pramugara yang melayani kita. Tapi boro2 mau melirik: suasana hening di atas langit benar2 membuat saya mual dan ngeri...&lt;br /&gt;Sindrom takut ketinggian? Entahlah...&lt;br /&gt;Tapi sepanjang perjalanan terasa lancar dan tidak ketemu turbulensi. Thanks God langit sepanjang perjalanan sangat cerah dan tidak ada awan.... Syukurlah udara sangat cerah dan bagus sekali. Mendaratlah kita di Jakarta jam 1 siang... sebelum keluar saya berjabatan tangan erat sekali dengan sang kapten. "Good job, captain: I appreciate your job.." itu kata saya sambil menjinjing tas dan menuju tangga.&lt;br /&gt;Adam Air, not bad lah untuk penerbangan dari Denpasar ke Jakarta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-116972450106186596?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/116972450106186596/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=116972450106186596' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/116972450106186596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/116972450106186596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2006/12/adam-air-pengalaman-pribadi-pulang.html' title='Adam Air-Pengalaman Pribadi Pulang Dari Denpasar 9 Desember 2006'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-117014233801402545</id><published>2006-12-08T22:45:00.000-08:00</published><updated>2007-01-30T00:07:16.120-08:00</updated><title type='text'>Kuta, Bali: The Last Paradise In Earth</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/1600/492875/Gbr.(51).jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/320/960487/Gbr.%2851%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/1600/11930/Gbr.(41).jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/320/791619/Gbr.%2841%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/1600/867542/Copy%201%20of%20Gbr.(31).jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/320/589338/Copy%201%20of%20Gbr.%2831%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ke Bali lagi.....tanggal 6-9 Desember 2006.&lt;br /&gt;Setelah kunjungan pertama yang mengecewakan -Juli 2005- karena tidak bisa masuk ke pantai Kuta, Bali.&lt;br /&gt;Tidak dalam rangka liburan -walau sebenarnya bisa aja curi2 waktu untuk liburan- tapi dalam rangka pekerjaan. Kerja di Bali: it's a dream come true... Tugas saya adalah membuat pre-feasibility study atas bisnis dari 2 hotel di Kuta dan Seminyak [maaf nama dirahasiakan, untuk menghormati kontrak kerjasama saya dengan mereka]: yang buat saya sudah seperti membuat laporan biasa saja.&lt;br /&gt;Sebenarnya proyek ini sudah di-sound kepada saya per Juni 2006: tapi baru realisasi baru pada bulan Desember karena (guess what!) budget dari klien harus habis sebelum akhir tahun. Maka demi membuat 3 set laporan tersebut, diundanglah saya ke Bali untuk melakukan verifikasi atas data, menyusun asumsi dasar terhadap parameter2 yang digunakan sebagai acuan laporan dan membuat kertas kerja yang memperlihatkan kinerja dari bisnis 2 hotel tersebut dalam kurun waktu 6 tahun. Pre-feasibilty study ini akan digunakan oleh pemilik hotel untuk roadsow kepada pendana/investor atau kepada lembaga keuangan: atau kalau sudah kepalang pusing, pra-feasibility study ini bisa dipakai untuk roadshow kepada calon2 pembeli bisnis. Pre-feasibility study tidak susah karena kita bebas mengasumsikan apapun untuk parameter apapun, lain halnya jika kita sudah masuk ke proyeksi detail, tahap selanjutnya dari pre-feasibilty study-: setiap pilihan dan asumsi harus dipertanggung jawabkan dalam argumen tertulis -yang kadang2 membuat urat leher kita putus dan mulut ber-busa2 jika berdiskusi dengan pihak klien [he2x, apalagi kalau ketemu staff, manager atau anak owner yang baru lulus MBA... tambah kencang diskusi-nya dan kadang2 selintas muncul pikiran untuk menendang pantat orang2 kayak 'gini].&lt;br /&gt;Karena saya memilih Kuta sebagai home-based, maka data2 dari Seminyak diserahkan kepada saya di tempat saya menginap. Seminyak cuma sepintas saja numpang minum dan makan siang tanggal 7: padahal ada tiket gratis untuk nonton Pingkan Mambo di Seminyak, malamnya: ....&lt;br /&gt;Satu hal yang saya kagum dengan kawan2 di Bali adalah semangat kerja dan semangat pesta [baca: mabuk] sama hebatnya. Bagaimana tidak, hari pertama tanggal 7 (saya mendarat tanggal 6 malam, naik Air Asia dan menginap di home base saya di Kuta: Bima Cottage II, murah meriah dan dekat dengan warnet, travel, sewa mobil, sate babi serta Joger... he2x) saya langsung ketemu dan verifikasi data2 di finance Hotel A. Makan siang gratisan di tempat klien. Eh, begitu malam, saya masih berpikir untuk sekedar makan malam di pantai Kuta cari yang standar saja kayak Kentucky atau MacD (biasa, adaptasi dulu dengan junk food) tahu2 malah diajak keliling di Kuta Square dan makan minum di bar yang di depan Discovery... sambil nonton grup lokal nyanyiin lagu2 punk. Eh, ada lagu yang gw kenal nih... lagu dari Superman Is Dead -band Bali yang dikontrak oleh Sony Music, Indonesia "Bukan Pahlawan" yang reff-nya: '..aku bukan pahlawan berparas tampan, sayap2 pupus terbakar: salah benar semua pernah ku lakukan: angkat gelas kita bersulang'. Nyanyiin reff itu dengan semangat dan benar2 angkat gelas kita bersulang.&lt;br /&gt;Malam berikutnya, setelah verifikasi data dari Hotel B di Seminyak, lagi2 kita keliling Kuta dan sekarang pindah2 bar dari jam 19 sampai berakhir di Hard Rock Kuta, Bali.&lt;br /&gt;Besoknya, sore2 sudah free dan benar2 puas2in jalan di pantai Kuta: yang panasnya luar biasa. Sayang ombaknya tidak terlalu besar, sehingga jarang yang surfing. Buat tatto temporer di lengan kiri, -designed by Pak Ketut- kayaknya macho juga. Test nyali dan jalan2 telanjang dada di Kuta Square sambil mamerin tatto, sampai menjelang sundown. Well, I consider to make a permanent one, someday.&lt;br /&gt;Dan setelah itu memandang langit dan melihat sundown di Kuta: itulah pemandangan terindah yang pernah saya lihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And, tanggal 8 setelah tiket untuk pulang ke Jakarta ketemu (naik Adam Air jam 11 siang dari Ngurah Rai) ketemu teman2 dari Jakarta: Mr Aidil Akbar Madjid dan Mr Alviko. Janjian untuk menghabiskan malam terakhir di Bali dengan nonton Asia One di Hard Rock Kuta... (again!). Band-nya lumayan, idem dengan suasananya: dan kita pulang jam 2 pagi... dengan kepala setengah pusing. Akbar dkk pulang ke Ramada, di pinggir pantai. Saya sampai di Bima jam 2.30, eh maih diajak sama temen sebelah kamar untuk cari arak -real asli arak Bali, yang langsung diambil dari tempat penyulingan- ke jalan raya menuju Sanur. Siapa takut? Jalan sampaai jam 3.00 pagi: ini enaknya Bali, jalan pagi2 aman2 aja dan gak dicurigai. Minum satu sloki saja, untuk menyegarkan badan dan pulang kembali ke Bima. Tidur sebentar untuk bangun pagi jam 8. Regulasi dari Adam Air mengganggu tidur saya: "..segera berangkat ke bandara, karena 2 jam sebelum terbang sudah tidak bisa lagi masuk barang ke bagasi".&lt;br /&gt;Inilah foto2 Bali yang antara lain saya kirim juga kepada oka-san saya yang di Jepang. Bali memang surga: inilah tempat yang akan menjadi bagian dari mimpi2 indah saya.&lt;br /&gt;Meski konsumerisme dan kapitalisme sudah merambah Kuta: (karena apa nilai tambahnya membeli baju di Sogo, Discovery Kuta kalau tempat seperti itu kita temui juga di Jakarta), tapi keindahan Bali membuat kita rindu untuk ke sana lagi.&lt;br /&gt;Mudah2an tahun 2007, 2008, 2009 dan seterusnya saya masih ada kesempatan untuk ke Bali lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-117014233801402545?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/117014233801402545/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=117014233801402545' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/117014233801402545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/117014233801402545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2006/12/kuta-bali-last-paradise-in-earth.html' title='Kuta, Bali: The Last Paradise In Earth'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-116972717777628578</id><published>2006-10-11T03:55:00.000-07:00</published><updated>2007-01-28T22:07:27.363-08:00</updated><title type='text'>Ulang Tahun Pernikahan Ke-3: 11 Oktober 2006</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/1600/476808/Gbr.(6).jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/5871/1449/320/833948/Gbr.%286%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, adalah hari ulang tahun pernikahanku dengan pilihan hatiku: Maria. Sudah 3 tahun kita lalui, dalam suka dan duka, perbedaan dan kegembiraan... yang selalu kita syukuri.&lt;br /&gt;Maaf kalau saya belum bisa membahagiakan kamu, dan rumah kita yang di Sawangan belum juga dibenahi. Dan kehidupan kita belum juga dihiasi dengan tawa dan tangis seorang anak: tapi percayalah Tuhan kita Maha Pemurah. Tuhan kita pemilik alam semesta, yang memiliki segala-galanya yang selalu mengabulkan doa-doa kita. Percayalah pada jalan hidup yang aku tempuh: karena menjadi pemimpin berarti harus berani memimpin diri sendiri dan tidak mau jadi orang suruhan siapapun... dan apapun alasannya. Tidak ada alasan apapun kita harus menjadi sekrup dari suatu sistem kapital yang jahat, dan mengasingkan orang satu dengan yang lain, dan menyia-nyiakan karunia yang Tuhan sudah berikan kepada kita hanya karena jam2 terbaik dari hidup kita harus dihabiskan di kantor/pabrik atau menjadi suruhan siapapun, apapun title dari orang suruhan itu: you name it, direktur; manager, vice president, whatever and whatever...... Ketika saya memilih menjadi enterpreuner, maka saya tahu pilihan hidup ini akan memberikan saya banyak pukulan, hantaman dan kegetiran. Tapi percayalah, jika Tuhan bisa tergerak untuk memberkati kegigihan seorang Yakub -yang kalau kita baca di kitab Kejadian, jelas-jelas penipu, manipulatif dan sering main kasar demi mencapai tujuannya- hanya karena kegigihannya untuk bertahan "berkelahi dan bergulat" [can you imagine that, honey? Fight and wrestling with the Owner of The Universe] dengan Tuhan di Pniel, sampai tulang selangkangannya ditendang dan terpelecok -ini istilah Alkitab- maka percayalah: Tuhan juga akan memberkati setiap kegigihan orang yang memilih jalan hidupnya sendiri serta tetap berpegang pada janji Tuhan.&lt;br /&gt;Hanya percaya, dan menjalani dengan gigih. Itu saja, salah satu rahasia Tuhan yang sudah aku alami, dan mudah2an kamu juga bisa melihatnya melalui aku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-116972717777628578?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/116972717777628578/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=116972717777628578' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/116972717777628578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/116972717777628578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2006/10/ulang-tahun-pernikahan-ke-3-11-oktober.html' title='Ulang Tahun Pernikahan Ke-3: 11 Oktober 2006'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-113877535649025375</id><published>2006-01-31T21:33:00.000-08:00</published><updated>2006-02-02T02:53:39.900-08:00</updated><title type='text'>Oka-san Di Jakarta, 29-31 Januari 2006</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5871/1449/1600/bn.1.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5871/1449/320/bn.1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Oka-san di Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Oka-san? Iya betul... saya punya ibu angkat dari Jepang. Namanya Miwako Matsuzaki, usia sekitar 50 tahun, dan tinggal di Miyazaki. Saya pernah tinggal di rumahnya selama beberapa hari, dalam program homestay pada pertengahan Juni 2002: sebagai bagian dari program yang diselenggarakan oleh JICA selama bulan Mei-Juni 2002 di Jepang. Merupakan pengalaman yang berharga karena sangat membantu kita berkomunikasi dengan bahasa Inggris dan Jepang serta berinteraksi dengan banyak teman-teman baru dari berbagai bangsa(Miyazaki merupakan kawasan yang kosmopolitan, dimana selain orang-orang Jepang kita juga akan sering bertemu dengan orang-orang Korea, Eropa dan Amerika: serta dari beberapa tetangga kita, Malaysia, Vietnam dan Philiphina). Saya menginap selama kurang lebih 3 (tiga) hari di rumah oka-san saya, di kawasan padat di tengah kota: yang saya ingat hanyalah rumah oka-san tidaklah jauh dari Hotel Grand Miyazaki, Starbuck tempat kongkow-kongkow sambil belajar berbahasa Inggris (!) dan pantai Miyazaki yang indah dan bersih....&lt;br /&gt;Saya ada di Miyazaki selama 2 minggu terakhir saya di Jepang, untuk berkunjung dan berdiskusi dengan sejumlah industri menengah yang memilih untuk berinvestasi di Miyazaki, dan dengan pemerintah lokal Miyazaki (Miyazaki Prefecture). &lt;br /&gt;Tinggal dengan oka-san semakin mempertajam pemahaman saya terhadap kehidupan dan keseharian orang-orang Jepang: khususnya kaum ibu, yang bangun pagi untuk mencuci baju, memasak nasi dan membuat sarapan, bersosialisasi dengan tetangga dan grup diskusi sesama usia, pergi ke perpustakaan, makan siang dan menghabiskan waktu di siang hari dengan sejumlah kegiatan sampai malam tiba. Begitu sore tiba, ada beberapa ibu yang juga masih meluangkan waktu untuk memberikan 'kelas malam' untuk matematika, ilmu alam, bahasa Inggris (!) serta aktivitas seni seperti bernyanyi, menari dan bermain musik kepada anak-anak 5-12 tahun.. for free.&lt;br /&gt;Oka-san tiba di Jakarta dengan menggunakan KAL dan mendarat di Soekarno-Hatta jam 20.45 WIB... Tidak sabar untuk menunggu....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-113877535649025375?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/113877535649025375/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=113877535649025375' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/113877535649025375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/113877535649025375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2006/01/oka-san-di-jakarta-29-31-januari-2006.html' title='Oka-san Di Jakarta, 29-31 Januari 2006'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-80307656621584791</id><published>2006-01-28T07:04:00.000-08:00</published><updated>2008-01-28T07:18:23.601-08:00</updated><title type='text'>CAKRA PERENCANA: Kenapa namanya itu?</title><content type='html'>Kenapa Cakra Perencana?&lt;br /&gt;Itulah pertanyaan pertama yang dilontarkan kepada saya, ketika memperkenalkan diri serta nama entitas bisnis pertama saya. Kenapa Cakra Perencana? Secara filosofis, ada dua kata kunci yang menjadi dasar yakni Cakra dan Perencana.&lt;br /&gt;"Cakra" adalah &lt;em&gt;smart weapon &lt;/em&gt;pertama yang dikenal dan dibuat oleh peradaban manusia dan digunakan pada Perang Baratayudha. Keunggulan senjata ini adalah sekali Cakra dilepaskan dan sasarannya telah didefinisikan, maka benda ini akan bergerak mencari sasarannya terus menerus sampai akhirnya kepala sasaran tersebut terpancung.&lt;br /&gt;'Perencana" adalah profesi paling mulia pada zaman Sriwijaya, yang levelnya kira-kira sama seperti advisor atau penasehat investasi bagi kerajaan.&lt;br /&gt;Dengan gabungan dua kalimat ini diharapkan "sambil mencarai sasaran yang tepat, tim kita akan memberikan nasehat investasi yang layaknya diberikan kepada raja". Filosofis yang tidak buruk, ketika kita mencoba menggali dari akar budaya bangsa kita sendiri.. Jadi, kenapa Cakra Perencana: karena saya bangga dengan akar budaya bangsa kita yang kaya serta nama ini terdengar lebih cool tanpa menghilangkan nuansa dan aura profesional yang tampil... &lt;br /&gt;[This one is for Eko Sri Wibowo, founder of Terra Dynamika]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-80307656621584791?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/80307656621584791/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=80307656621584791' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/80307656621584791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/80307656621584791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2006/01/cakra-perencana-kenapa-namanya-itu.html' title='CAKRA PERENCANA: Kenapa namanya itu?'/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-113837895328063659</id><published>2006-01-27T08:08:00.000-08:00</published><updated>2006-01-27T08:30:04.366-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;Selamat Ulang Tahun Papa&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 26 Januari 2006 ini Papa berulangtahun yang ke 68. Selamat ulang tahun Pa. Ada beberapa fase hidup yang berbeda dan saya alami dengan beliau: Fase pertama, ketika saya sangat mengidolakan Papa sebagai 'the only one problem solver' yang serba bisa dan banyak akal, bisa membetulkan kerusakan barang apapun mulai dari mainan, kompor, genteng rumah sampai saluran air, mengatur dan memelihara tanaman, memelihara anjing, mengurus rumah sampai bermain bola dengan kita anak2nya; tetapi saking sibuknya bekerja Papa terasa jauh sekali dari hidup saya... Fase kedua, adalah fase dimana saya selalu beroposisi dengan Papa, apapun keputusan yang diambil oleh Papa: maklum anak kuliahan, di Bandung pula; di kampus yang konon sering berseberangan dengan Pemerintah Orde Baru saat itu... Fase ketiga, adalah fase dimana saya merasa selevel dan berdiri sejajar dengan Papa, berbicara dan membicarakan segala sesuatu seperti teman akrab dan partner.... Berapa harga yang harus dibayar untuk bisa berpartner? Penantian selama 30 tahun lebih, dan saya yakin masih banyak 'jurus2 kehidupan' yang masih belum diajarkan kepada saya..... Layaknya seorang master yang sedang mempersiapkan seorang samurai, maka perlu perjalanan lebih dari tiga puluh tahun dari Papa untuk saya agar dapat menemukan 'perang' dan 'jalan pedang'-nya (mengutip istilah dari Musashi). &lt;br /&gt;Hidup disiplin? Buat saya diumur fase pertama, terasa menyakitkan... tapi hasilnya bisa saya dalami pada fase kedua dan fase ketiga dari interaksi saya dengan Papa. Buah kedisiplinan adalah keyakinan dan keteguhan untuk mencapai suatu target dan tujuan. Yang lain? Hmm... coba saya identifikasi dulu, siapa tahu bisa jadi buku seperti 'Rich Dad Poor Dad'.  &lt;br /&gt;Anyway selamat ulang tahun dan semoga banyak rezeki, sehat dan semakin bijaksana.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-113837895328063659?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/113837895328063659/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=113837895328063659' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/113837895328063659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/113837895328063659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2006/01/selamat-ulang-tahun-papa-tanggal-26.html' title=''/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-113837720885421088</id><published>2006-01-27T07:38:00.000-08:00</published><updated>2006-01-27T07:53:28.870-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5871/1449/1600/Image(128).jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5871/1449/320/Image%28128%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Anak-anak: Suatu Kegembiraan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, saya berkunjung ke sebuah panti asuhan khusus balita di sudut Jakarta. Panti asuhan ini saya dapat informasinya dari mailing list yang saya ikuti: yang sungguh ironis, ketika kehidupan di Jakarta sudah meminta biaya hidup yang sangat tinggi, anggaran untuk anak-anak terlantar malah semakin dinomorduakan atau dinomorsembilankan. Mendengar bisik2 di mailing list bahwa anak-anak ini hanya disubsidi 7500 rupiah per hari oleh negara sungguh membuat saya trenyuh... Apa iya, pikir saya? Cuma dapat apa: kalau dengan uang sebesar itu hanya dapat makan siang di warteg saja dengan nasi, telur bulat, tempe atau tahu dan sayur serta es teh manis? (Ini harga di Pasar Minggu lho...)   &lt;br /&gt;Mengikuti keinginan hati, saya pergi ke sana dan melihat sendiri secara sepintas kehidupan anak-anak itu. Betapa mereka bergembira, meminta kasih sayang dan perhatian serta mengundang siapa saja untuk tersenyum dan tertawa bersama-sama mereka.&lt;br /&gt;Coba saja lihat dua anak di foto ini: yang kiri namanya Jamal, dan dia sangat merindukan figur ayah, sehingga setiap laki-laki dewasa yang berkunjung ke ruangannya pasti dipanggilnya 'papa' dan minta digendong.... Juga yang di sebelah kanan: yang sayangnya saya belum sempat berkenalan. Mungkin hari ini untuk pertama kalinya dia bertemu orang berkacamata.. sehingga pandangan matanya tidak pernah lepas....&lt;br /&gt;Ah, anak-anak ini: memang memberikan kegembiraan bagi siapapun di tengah deraan pekerjaan dan bisnis di Jakarta... Bersyukurlah kita yang masih memiliki orangtua, dan juga yang telah dikaruniai anak dalam hidupnya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-113837720885421088?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/113837720885421088/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=113837720885421088' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/113837720885421088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/113837720885421088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2006/01/anak-anak-suatu-kegembiraan-hari-ini.html' title=''/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-113837592299486117</id><published>2006-01-27T07:26:00.000-08:00</published><updated>2006-01-27T07:32:02.996-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5871/1449/1600/asroma2.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5871/1449/320/asroma2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;GONG XI FA CAY!&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mengucapkan Selamat Tahun Baru Anjing, tanggal 29 Januari 2006 kepada setiap Klien dan rekan yang merayakannya. Semoga tahun baru ini memberikan banyak rezeki, kesehatan dan kebijaksanaan bagi kita semua.  Meski agak nyerempet2, tapi lambang dari AS Roma yang sebenarnya adalah serigala (beda tipis2 dengan anjing) mudah2an relevan.&lt;br /&gt;Gong Xi Fa Cay!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-113837592299486117?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/113837592299486117/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=113837592299486117' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/113837592299486117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/113837592299486117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2006/01/gong-xi-fa-cay-mengucapkan-selamat.html' title=''/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-113680420899644828</id><published>2006-01-09T02:46:00.000-08:00</published><updated>2006-01-27T07:25:25.480-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>7 April 2003 Adalah Turn Over Saya&lt;br /&gt;Tanggal 7 April 2003 akan saya ingat sebagai tahun yang bersejarah dalam hidup saya: karena pada hari itulah saya memutuskan untuk mundur dari pekerjaan saya dan memilih untuk menjadi enterpreuner. Saya sudah bekerja paruh waktu sebagai konsultan untuk memperbaiki sistem kerja dan prosedur yang ada pada perusahaan penilai sejak akhir tahun 2000 dan mendampingi beberapa perusahaan menengah lainnya dari sisi perbaikan sistem dan internal organisasi. Tetapi nilai sales yang didapat masih sangat kecil sepanjang kurun waktu 2000-2001. Hal itulah yang menimbulkan kegelisahan dari diri saya sepanjang tahun 2002: ketika pilihan untuk resign dengan kompensasi mulai digulirkan oleh manajemen perusahaan tempat saya bekerja.&lt;br /&gt;Dan ternyata tekad sudah bulat, saya harus berterima kasih kepada mentor saya Pak Sutan Siregar yang mengkompori saya untuk 'masuk ke enterpreuner'. Thanks kakak perguruan!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-113680420899644828?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/113680420899644828/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=113680420899644828' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/113680420899644828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/113680420899644828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2006/01/7-april-2003-adalah-turn-over-saya.html' title=''/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-113680354162765002</id><published>2006-01-09T02:20:00.000-08:00</published><updated>2006-02-02T03:03:07.646-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/5871/1449/1600/Image007.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/5871/1449/320/Image007.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Pak Wahyu Saidi: Si Penjual Bakmi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan saya dengan Bapak Wahyu Saidi super singkat: mungkin hanya dalam hitungan menit. Pak Wahyu Saidi adalah pemilik franchise dari Bakmi Langgara dan Bakmi Tebet yang sudah membuka lebih dari 40 cabang di seluruh Indonesia. Saya bertemu dengan beliau di event Franchise Business And Opportunity, di JHCC medio November 2005 yang lalu. Hiruk pikuk pengunjung membuat waktu saya dengan Pak Wahyu benar-benar harus efektif (baca: sesingkat mungkin!) agar beliau dapat berinteraksi dengan pengunjung yang lain. Tapi dari pertemuan yang sangat singkat tersebut ada dua hal yang saya segera tangkap dari beliau: percaya diri yang besar serta antusiasme yang tinggi. Dua hal yang kelihatannya menular kepada seluruh rekan-rekan bisnisnya.&lt;br /&gt;Mudah-mudahan antusiasme itu tertular juga pada bisnis saya. &lt;em&gt;Cheese &lt;/em&gt;Pak Wahyu.... klik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-113680354162765002?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/113680354162765002/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=113680354162765002' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/113680354162765002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/113680354162765002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2006/01/pak-wahyu-saidi-si-penjual-bakmi.html' title=''/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20722011.post-113680197616972059</id><published>2006-01-01T02:17:00.000-08:00</published><updated>2006-01-09T02:19:36.170-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Selamat Tahun Baru 2006&lt;br /&gt;Alberto Pakpahan mengucapkan Selamat Tahun Baru untuk semua rekan kerja, partner, Klien yang terhormat, kompetitor dan semuanya. &lt;br /&gt;Semoga kita selalu mendapatkan hasil yang terbaik dari bisnis kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20722011-113680197616972059?l=alberto2pakpahan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/feeds/113680197616972059/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20722011&amp;postID=113680197616972059' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/113680197616972059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20722011/posts/default/113680197616972059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alberto2pakpahan.blogspot.com/2006/01/selamat-tahun-baru-2006-alberto.html' title=''/><author><name>Alberto Pakpahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13310792898761407136</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_mGNRwaDb-5Q/Sd6eqR_-1GI/AAAAAAAAAAY/gZ4kf5YbMFw/S220/feat_aa_episode4_mini.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
